Waspadai Radang Usus, Anak Terlahir Normal Tapi Tidak Tumbuh Tinggi

Punya anak terlahir dalam kondisi sehat dan normal tentu menjadi kebahagiaan orang tua. Namun, kebahagiaan tak berlangsung lama saat anak tak juga menunjukkan kenaikan parameter pertumbuhan, misal tinggi badan.

Ketika anak mengalami kondisi tersebut, orang tua wajib mewaspadai berbagai faktor risiko salah satunya inflamasi atau radang usus. Menurut dosen jurusan gizi di Poltekkes Kemenkes Jakarta II Syarief Darmawan, usus yang terluka mengakibatkan gangguan penyerapan gizi hingga terjadi malnutrisi.

“Orang tua harus waspada jika tinggi badan anak tak juga bertambah dalam 3 bulan, meski terlahir dalam kondisi normal. Apalagi jika anak masih berusia kurang dari 2 tahun yang harusnya punya pertumbuhan cepat. Inflamasi yang disebabkan malnutrisi dan terlanjur menghambat pertumbuhan tidak bisa dikembalikan,” kata Syarif dalam promosi doktor biomedik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI).

Dalam risetnya yang berjudul Peran Inflamasi Usus pada Anak Usia Di Bawah 2 Tahun Terhadap Kejadian Pendek, Syarief menyatakan kewaspadaan orang tua memungkinkan anak bisa tumbuh dengan baik dan sehat. Tampilan fisik atau antropometri tinggi badan pada anak usia kurang dari 2 tahun paling mudah dideteksi dibandung parameter lain.

Idealnya tinggi badan anak selalu meningkat dalam kurun waktu 3 bulan. Peningkatan tinggi badan untuk usia 0-6 bulan berkisar 32 sentimeter per tahun, 16 cm per tahun untuk usia 7-12 bulan, dan 8 cm per tahun pada umur 1-2 tahun. Tinggi badan yang tak juga tambah mengindikasikan gangguan lain yang mungkin dialami anak misal keseimbangan hormon, gangguan motorik, atau penurunan kecerdasan.

Inflamasi usus tak selalu diakibatkan infeksi virus, bakteri, atau organisme patogen lain. Gangguan keseimbangan mikrobiota dalam saluran cerna akibat tidak terpenuhinya ASI eksklusif, kebersihan yang minim, dan makanan pendamping ASI (MP ASI) juga bisa mengakibatkan luka pada usus yang akhirnya mengganggu penyerapan nutrisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *